Untuk coding yang ringan-ringan saja (seperti lib-indosatcommunity? :P), saya pilih menggunakan web server lighttpd. Biarpun ringan, kabarnya server youtube, wikipedia dan meebo menggunakan lighttpd lho, bukannya apache yang boros resource itu. Pun fitur yang tersedia sudah mencukupi kebutuhan saya. Instalasinya sangat mudah, cukup dengan sudo apt-get install lighttpd plus beberapa paket instalasi untuk mysql database server.

Saya tidak ingat apakah instalasi lighttpd default sudah termasuk curl, tapi yang jelas kalau pun ngoprek dikit nggak terlalu sulit. Buktinya curl sekarang sudah tersedia di lighttpd saya.

Nah, untuk menyederhanakan tugas dan meminimalkan penggunaan sudo, saya mengaktifkan userdir pada lighttpd. Sehingga saya tidak perlu menggunakan sudo untuk mengedit file-file project aplikasi web-based yang saya kembangkan. Defaultnya, mod userdir tidak aktif.

Berikut ini perintahnya:

Pastikan mod userdir sudah ada di /etc/lighttpd/conf-available

$ ls /etc/lighttpd/conf-available
10-auth.conf 10-fastcgi.conf 10-simple-vhost.conf 10-ssl.conf README
10-cgi.conf 10-proxy.conf 10-ssi.conf 10-userdir.conf

$ sudo /usr/sbin/lighty-enable-mod

ketikkan: userdir

$ sudo /etc/init.d/lighttpd force-reload
$ mkdir ~/public_html
$ chmod 755 public_html
$ cd ~/public_html
$ vi index.php
<?php phpinfo(); >?

buka di browser http://localhost/~username

Jadi deh. Dengan cara ini, kita bisa menyediakan lingkungan yang memadai bagi para programmer web untuk memiliki area development yang terisolasi. Kita tidak perlu memberikan privilege lebih pada programmer, sekaligus memudahkan programmer untuk tidak kepentok dalam menggunakan fasilitas2 yang membutuhkan campur tangan administrator.

Selamat coding!

Salam,
dari yang lagi asyik ngulik2 extjs
thanks to gravierid a.k.a infidra atas rekomendasi extjs-nya.


Pernah dengar profesi Sindhen? Pernah mengrenyitkan kening ketika ada seseorang yang memilih jalan hidup sebagai pesinden? Pernah bertanya-tanya bagaimana rasanya menjadi anak seorang sinden?

Hidden Side of A Sindhen

Jawaban dari pertanyaan-pertanyaan itu bisa ditemukan di buku ini. Sebuah roman yang menceritakan jalan hidup seorang sinden. Sebuah profesi yang sering dipandang miring oleh masyarakat.

Buku ini ditulis berdasarkan kisah nyata. Bahkan yang membuat buku ini sangat istimewa, adalah bahwa ia ditulis oleh anak dari tokoh utama buku ini. Ya, buku ini ditulis oleh anak seorang sindhen.

Sindhen, bagi yang belum tahu, adalah sebutan bagi penyanyi wanita sebuah orkestra Jawa. Sindhen bisa muncul di pagelaran wayang yang akan menyanyikan syair-syair sesuai pesan yang tersimpan dalam adegan yang dibawakan oleh sang Dalang. Sinden bisa juga sebagai bagian dari sebuah pertunjukan karawitan, pertunjukan yang semata-mata hanya melantunkan lagu-lagu Jawa.

Sinden berbeda dengan ledek. Ledek adalah penari wanita yang muncul dalam pertunjukan ronggeng. Walaupun berbeda dengan ledek, sinden tetap dipandang sebagai profesi wanita yang kurang baik. Penampilan dan suara yang menarik, serta frekuensi bertemu dengan lelaki lain yang sangat tinggi, membuat sinden sering dianggap sebagai perebut suami orang.

Saya sangat beruntung bisa mendapatkan buku ini, bahkan sebelum didistribusikan di toko buku. Saya mendapat buku ini dari seorang teman kantor. Ia ternyata adalah kakak dari sang penulis buku. Bahkan kawan saya ini muncul sebagai tokoh cerita di akhir buku ini.

Salam dari Penulis

Buku Hidden Side of A Shinden adalah novel kesekian yang saya baca, yang mengangkat latar budaya Jawa sebagai wadah terjadinya konflik. “Para Priyayi” karangan Umar Kayam memiliki alur cerita yang rumit namun logis. Lengkap dengan melompat-lompatnya tokoh utama yang diceritakan, serta penggambaran yang kuat adanya perbedaan pola pikir masing-masing tokoh. Ada pula trilogi “Ronggeng Dukuh Paruk” karya Ahmad Tohari. Juga “Burung-burung Manyar” karya YB Mangunwijaya atau Romo Mangun.

Kesamaan dari buku-buku diatas, selain karena latar budaya Jawa, adalah terperangkapnya sang tokoh dalam suatu situasi dan kondisi yang membuat ia terpaksa atau dipaksa mengambil pilihan hidup yang sulit.

Buku Hidden Side of A Shinden ini menceritakan tentang kehidupan seorang wanita Jawa yang berasal dari sebuah dusun. Ia dibentuk oleh lingkungan dengan pola pikir yang nJawani (khas Jawa), mulai dari Ayahnya, Simbahnya (nenek), Ibu Tirinya, sampai pada keluarga besar, puak dan lingkungannya. Kungkungan pola pikir ini amat jender, seperi misalnya: wanita tidak punya hak pilih dalam jodoh, wanita berorientasi pada pengabdian, wanita tidak boleh berbicara mengungkapkan pendapat, wanita tempatnya hanya di dapur dan kasur, dll. Pria didudukkan pada posisi supreme ultimate super power. Apa yang disabdakannya pasti benar dan wajib diterima.

Kungkungan pola pikir ini membawa sang tokoh bernama Sayem alias Slumpring untuk mengakhiri dua pernikahannya secara tragis. Penggambaran fragmen tersebut disampaikan dengan amat baik oleh penulis. Lengkap dengan konflik batin yang dialami sang tokoh. Sepintas, alur hidup tokoh ini tidak akan jauh berbeda dengan takdir yang dijalani berjuta wanita Jawa lainnya. Dipersunting, melahirkan anak, mengurus dapur, dan mengabdikan diri sepenuhnya bagi para suami. Semua itu dijalani tanpa adanya pengakuan dari dunia bahwa wanita adalah seorang manusia. Wanita tak pernah dianggap sebagai seorang manusia secara utuh. Seorang manusia yang memiliki cara berpikir yang unik. Seorang manusia yang memiliki perasaan. Semua dikebiri dengan dogma-dogma khas Jawa seperti: ora ilok, ora pantes cah wadon kaya ngono kuwi, dst dst dst.

Kungkungan pola pikir ini juga dibenturkan dengan kemiskinan. Sebuah benturan yang benar-benar menimbulkan posisi yang sulit bagi pelaku wanita. Pilihan apapun yang ia ambil tidak membawanya ke kehidupan yang lebih baik.

Keberaniannya mengambil profesi tersebut lebih banyak disebabkan oleh dorongan mendobrak kungkungan yang ada. Sayangnya, pendobrakan itu tak berproses seperti Ibu Kartini misalnya. Pendobrakan itu tidak didasari pemikiran yang mendalam. Apalagi pemahaman agama pun bisa dikatakan kurang.

Pesan yang ingin saya sampaikan berkaitan dengan buku ini adalah bahwa masih banyak lapisan masyarakat kita yang belum tersentuh dakwah Islam. Masih banyak yang memilih jalan bukan Islam dalam hidupnya. Yang mengkhawatirkan, pilihan itu mereka jatuhkan karena memang tidak mengenal Islam. Sehingga tidak tahu, apa dan bagaimana bentuk jalan hidupnya serta konsekuensi yang akan dihadapi di akhirat kelak.

Karena itu pendekatan nasihat haruslah lebih dahulu dikedepankan sepanjang orang yang didakwahi bukan seorang yang dikenal karena kampanyenya untuk menolak syariah.

Pernah bertemu dengan orang yang sangat menjaga makanannya? Misalnya seseorang yang menolak memakan jeroan karena takut kolesterol. Ada pula orang yang tidak mau makan kacang-kacangan karena khawatir terkena asam urat. Juga orang yang berhati-hati dengan makanan manis karena punya sejarah keluarga berpenyakit diabetes.

Ada pula orang yang gemar berolahraga untuk menjaga kesehatan di hari tua. Meninggalkan rokok untuk menjaga paru-paru yang tinggal 35% berfungsi. Atau menjaga aktivitas karena fungsi hatinya sudah tergerogoti. Orang-orang ini paham betul ancaman yang akan menghampiri di masa tua.

Seperti itu pulalah orang yang meninggalkan larangan Allah dan rajin mengerjakan perintah-Nya. Hanya saja, visi hidupnya melebihi kehidupan dunia. Orang-orang seperti ini memiliki ketakutan akan kemurkaan Tuhannya di hari akhir nanti. Mereka khawatir hidupnya akan sia-sia di mata Tuhannya.

Dan bagi orang-orang yang tidak sempat tersentuh dakwah di masa hidupnya, kami mintakan ampunan dari Al-Ghoffar Yang Maha Pengampun sepanjang ia masih menyatakan keislamannya.


Klub-Mentari.Com Shut Down

Setelah lamaaa sekali nggak nge-cek apakah situs2 portal sms masih bisa ngirim SMS. Juga terlebih lagi nge-cek apakah lib-mentarisms masih jalan. Yah maklum, si kurangkerjaan mulai banyakkerjaan (harus pindah blog? nggak deh). Tadi malam baru sempet buka-buka lagi m3-access.com.

BIasanya sih saya sealau men-disable popup window. Entah mengapa malam itu saya meng-allow popup dari m3-access.com. Dan… jreng.. jreng.. jreng! Ada pengumuman penting dari indosat.com. Katanya, semua situs portal sms akan ditutup. Ya, ditutup! Situs2 itu termasuk http://www.m3-access.com, http://www.klub-mentari.com, http://www.matrix-centro.com, dan http://www.mystarone.com. Pengumuman itu bisa dilihat di sini.

Nah dengan rencana ditutupnya portal2 komunitas itu, indosat akan meluncurkan apa yang disebut dengan Indosat Integrated Community Portal. Janjinya, semua user login di portal2 yang ditutup langsung bisa dipakai di situs baru itu. Tapi waktu saya coba, masih belum berhasil juga.

Saya belum banyak mengeksplorasi situs baru ini. Apakah bisa dibuat library scriptnya? Itu masalah nanti. Sedikit melihat saja, form loginnya menggunakan javascript dengan metode pengiriman data ala AJAX.

Kita tunggu saja kematian portal2 komunitas itu (termasuk pensiunnya library mentari dan matrix) tanggal 1 April 2008 nanti. Terus bagaimana dong dengan lib situs baru? Siapa yang akan membuatnya?
Bagaimana kalau Anda saja yang membuatnya?

Update: Silahkan gunakan skrip penggantinya.


Malam sepulang kerja, saya menyempatkan diri membaca RSS entries yang antri di Bloglines. Saya tertarik dengan postingan Okto Silaban mengenai hole di The Jakarat Post. Saya lalu mencoba mencari sendiri URL XSS The Jakarta Post, namun belum sesempurna seperti Okto yang bisa mengemulasi paragraf posting berita.

The Jakarta Post XSS

Yah.. nothing serious here. Kita cuman main-main kok. ^_^

PS: Kantornya si Fuzk3 mau tanggung jawab nggak ya kalau clientnya punya masalah kayak gini?


Tadi pagi, jarang-jarang nih.., nonton NBA Allstars 2008 di Jak TV. Sudah hampir 10 tahun sejak saya lulus SMA tahun 98, nggak pernah lagi menonton acara ini. Padahal dulu waktu SMA saya sempat menjabat Seksi Bola Basket.

Mungkin, kerinduan akan olahraga ini yang membuat saya dan beberapa rekan kantor menyempatkan diri berlatih bersenang-senang bermain basket seminggu sekali. Nothing serius, hanya bersenang2. Apalagi kalau ditambah cela-celaan. Seru!

Waktu pertama kali main, wah badan rasanya remuk redam! Sekarang setelah sekitar sebulan berjalan, badan justru tambah segar tiap habis latihan. Sarapan bersama dan mandi bersama (tapi tetep beda kamar) menjadi kebiasaan yang memperkuat bonding brotherhood anak basket. Walaupun peserta latihan sendiri sangat beragam dari segi umur, pendidikan dan jabatan eselon.

Beruntung kerinduan itu bersambut. NBA AllStar tahun ini benar-benar luar biasa. Nggak nyesel deh liat siaran live-nya. Khususnya di dunk contest, beberapa inovasi luar biasa muncul dari bakat-bakat muda potensial. Padahal, beberapa tahun ke belakang, dunk contest rasanya sudah hambar. Bahkan pada tahun kapan itu sempat dikabarkan ditiadakan. Tahun2 lalu saya mengintip (karena tidak melihat keseluruhan acara) dunk contest hanya dari YouTube.

Selamat Jason Kapono, atas rekornya menyamai All Time Record di 3 Point Shoot Out. Selamat Dwight Howard, atas kostum dan terbang ala Superman. Selamat buat Amerika yang sudah mengubah bola basket menjadi industri adiktif berpangsa konsumen dunia. Kami di Indonesia akan segera mengukir prestasi yang sama.. (hehehe.. boleh tho optimis dan berdoa?)


  1. Sains: Animasi Cara Kerja Otak. (National Geographic)
  2. Keterampilan: Membuat Bintang dari Kaleng Minuman.
  3. Kimia: Tabel Periodik.
  4. Anthropologi: Tipe Ras Manusia.

Berawal dari diskusi mengenai OpenSSH backdoor, saya justru belajar (karena ada yang ngajari) mengenai linux forensic. Khususnya untuk tujuan mendeteksi backdoor. Tools yang digunakan cukup sederhana, yaitu sebuah tool berbasis command line bernama strace. Saya rasa penggunaan strace sebagai alat forensic sangat handy. Apalagi karena cara kerja strace menguji pemahaman dasar kita (maklum saya bisanya yang dasar2 aja). Tidak perlu tools yang rumit2.

Sebelum mengenal strace, saya hanya menggunakan lsof saja untuk memonitor open files. Sya tidak menggunakan ltrace dan gdb karena terlalu rumit. Hehehe.. ya cukup lah untuk sekedar menangkal binary backdoor. Untuk LKM based backdoor, ampoon.. belum levelnya!

Seandainya pengguna Linux jaman dulu sudah cukup melek seperti peserta diskusi ini, tentu nggak akan tertipu mentah-mentah dengan mass exploit buatan simbah yang satu ini. Qe3.

Makanya uji pake strace, jangan asal install!